Pages

waktuQiu

pendekatan dalam pembelajaran bahasa arab


1.      Definisi, tujuan , kendala pendekatan  Sam’i Syafawi
Bahasa itu awal mulanya didengar dan diucapkan, sehingga sudah semestinya pembelajaran bahasa itu dititikberatkan pada istima’ (mendengar) dan kalam (berbicara). Dari penjelasan tersebut kita dapat menyimpulkan bahwa pendekatan sam’i syafawi adalah pendekatan pembelajaran yang dititikberatkan pada istima’ dan kalam.

Lahirnya pendekatan ini didasari oleh dua hal, yakni :
1)      Studi bahasa yang dilakukan oleh ahli jiwa dan ahli bahasa terhadap bahasa-bahasa lisan Hindia di wilayah Amerika Serikat.
2)      Perkembangan sarana komunikasi antar bangsa yang bisa mendekatkan jarak antara mereka dan adanya kebutuhan mempelajari bahasa asing, tidak hanya digunakan untuk membaca tapi untuk komunikasi langsung antar mereka.
Kedua hal tersebut mendorong untuk melihat kembali fungsi bahasa sebagai alat untuk merealisasikan komunikasi lisan, tidak hanya untuk komunikasi tulisan atau transfer budaya manusia. Setelah mempelajari menyimak dan berbicara, secara berurutan orang berlanjut mempelajari komunikasi tertulis (membaca dan menulis).

Tujuan pendekatan sam’i syafawi adalah sebagai berikut:
Metode ini berangkat dari gambaran bahwa bahasa adalah seperangkat simbol-simbol suara yang dikenal oleh anggota masyarakat untuk mengadakan komunikasi diantara mereka. Maka tujuan pokok pengajaran bahasa arab adalah memberi bekal kemampuan bagi selain penutur arab  agar mampu berkomunikasi aktif dengan penutur arab dengan berbagai keterampilan dan dalam berbagai situasi.
Dari paparan tersebut kita bisa menyimpulkan bahwa pendekatan ini bertujuan untuk mempermudah peserta didik belajar berkomunikasi aktif dengan berbahasa Arab dalam situasi apapun.
Pendekatan ini memiliki kelebihan dan kekurangan, antara lain:
·         Dapat diterapkan pada kelas-kelas mutawasith
·         Memberi latihan dan praktik dalam aspek keterampilan menyimak dan berbicara
·         Cocok bagi tingkatan linguistik para siswa
Sedangkan kekurangannya adalah:
·    Sangat membutuhkan guru yang terampil dan cekatan
·         Ulangan sering kali membosakan serta menghambat pengujuian kaidah-kaidah bahasa
·         Kurang sekali memberi perhatian pada ujaran atau tuturan spontan


0 komentar:

Poskan Komentar